Rabu, 29 Februari 2012

Kemampuan Tim Polandia Diragukan

Seratus hari menjelang penyelenggaraan Piala Eropa 2012, kemampuan tim Polandia, salah satu tuan rumah, masih diragukan. Namun, Polandia berkesempatan menjawab semua keraguan itu saat menghadapi Portugal pada Rabu (29/2). Dalam beberapa tahun terakhir, Polandia tidak pernah menghadapi pertandingan yang terlalu berat, yang dapat menguji kemampuan para pemain sebagai sebuah tim nasional. Sebagai tuan rumah Piala Eropa 2012, Polandia dan Ukraina meraih tiket langsung lolos ke putaran final sehingga tidak menjalani pertandingan di babak kualifikasi.

Terakhir kali Polandia berlaga secara kompetitif adalah pada Pra-Piala Dunia 2010 tahun 2009. Saat itu, Polandia gagal merebut tiket Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Setelah itu, Polandia hampir tidak pernah menjalani pertandingan-pertandingan melawan tim-tim kuat. Kini, Polandia mengandalkan beberapa pertandingan persahabatan untuk menguji keandalan para pemain tim nasional mereka. Di sisi lain, Polandia menanggung beban sejarah yang berat. Polandia pernah merebut medali emas pada Olimpiade 1972, peringkat ketiga Piala Dunia 1974, medali perak Olimpiade 1976, dan menghuni posisi ketiga Piala Dunia 1982.

Masyarakat Polandia berharap banyak bahwa timnya akan meraih prestasi pada Piala Eropa 2012, terutama karena mereka tampil sebagai tuan rumah. Sayang sekali persiapan tim Polandia dinilai belum memadai. Menanggapi kritik mengenai ketidaksiapan tim nasional yang ditanganinya, Pelatih Polandia Franciszek Smuda mengatakan, tim Polandia sudah dalam kondisi hampir siap 100 persen. ”Ke-11 pemain inti sudah siap. Untuk tim secara keseluruhan, kesiapan kami sudah mencapai 90 persen sampai 95 persen,” kata Smuda, yang ditunjuk untuk menggantikan pelatih asal Belanda, Leo Beenhakker, yang dipecat setelah gagal membawa Polandia lolos ke Piala Dunia.

Smuda mengakui bahwa timnya siap untuk menghadapi Portugal dalam pertandingan persahabatan. Perbedaan peringkat antara Portugal yang berada di urutan ke-6 dunia dan Polandia yang berada di urutan ke-70 tidak membuat Smuda berkecil hati. Sebanyak 16 dari 22 pemain yang dibawa Smuda untuk menghadapi Portugal merupakan pemain yang berlaga di luar Polandia. Tujuh pemain berlaga di Jerman, empat pemain di Perancis, dan dua orang bermain di Inggris. Tiga pemain kunci ”Kekuatan Polandia terletak pada ketiga pemain kunci mereka, Jakub Blaszczykowski, Robert Lewandowski, dan Lukasz Piszczek, yang bersinar di klub Borussia Dortmund. Tim Polandia juga semakin kuat dengan kehadiran kiper Wojciech Szczesny yang bermain untuk Arsenal,” kata Michal Zachodny, pengamat sepak bola Polandia. Menurut Zachodny, penyerang Lewandowski, gelandang Blaszczykowski, dan bek Piszczek mampu bekerja sama dengan baik dan membuat Dortmund menjadi klub yang disegani.

Lewandowski juga disebut sebagai pemain terbaik Polandia dalam 10-15 tahun terakhir. Daya dobrak di lini tengah Polandia juga akan ditambah oleh Ludovic Obraniak yang akan dibeli Bordeaux dari Lille di Liga Perancis. Obraniak juga terbiasa menyuplai bola bagi penyerang Lille, Ireneusz Jelen, yang juga menjadi penyerang Polandia. Gelandang klub Auxerre, Dariusz Dudka, akan menambah kokohnya lapangan tengah Polandia. Di sisi lain, bek klub Sochaux, Damien Perquis, juga bakal memperkuat pertahanan tim ”Putih Merah”. Kiper Szczesny yang menjadi kiper pertama Arsenal diharapkan dapat mengawal gawang Polandia dari gempuran Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Meskipun memiliki banyak pemain berbakat, tim Polandia masih dikritik karena keterpaduan antarpemain sangat meragukan. ”Tim Polandia mengandalkan keterampilan individu para pemain yang terampil dan berpengalaman. Namun, mereka lemah saat harus bermain secara kolektif. Mereka juga tidak memiliki rencana permainan tim yang cantik,” kata Zachodny. Tim Polandia dinilai tidak berkarakter dan bermain kacau. Tim itu hanya mengandalkan serangan balik untuk mencetak gol.

Citra sepak bola Polandia juga ternodai oleh skandal pengaturan skor. ”Sangat penting untuk menjaga moral pemain agar terus naik sampai dimulainya Piala Eropa. Selain melawan Portugal, Polandia juga akan menjalani laga persahabatan melawan Latvia (22 Mei), Slowakia (26 Juni), dan Andorra (2 Juni). (AFP/ECA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar